IBADAH MINGGU
30 Desember
2012
Mazmur : Tidak ada nama selain Yesus Kristus yang membawa kita kepada kebenaran, yang
akan memberikan sukacita dan damai sejahtera di dalam hati kita. Maka dari itu
hendaklah kita semakin teguh di dalam kasih dan dengan iman teguh percaya
kepada Dia yang membawa kita kepada keselamatan. Hari ini Tuhan akan semakin
menyatakan kehendaknya kepada setiap umat-umatnya. Apa yang akan dikerjakan
hari ini itulah yang akan Dia kerjakan kepada kita, yang lalu telah berlalu,
hari ini sungguh ada dan masa depan kita ada. Semakin menjadi sempurna kasihnya
di dalam diri kita.
Mazmur :
Hanya Tuhanlah yang berkuasa atas hidup kita, serahkanlah segalanya. Janganlah
engkau kuatir akan keadaanMu karena Tuhan maha mengetahui segala isi hatimu..
Mulia-Mulia (Pujian)
Doa : Sepanjang
masa kemuliaanMu di dalam hati kami Tuhan. Biarlah hati kami penuh dengan
puji-pujian Tuhan. Biarlah damai sejahtera itu menjadi bagian di dalam hidup
kami. Sebab Engkau tidak terbatas didalam hidup kami. Biarlah kemuliaanMu terus
dinyatakan di dalam hidup kami. Sungguh Engkau dahsyat Tuhan, kami
menanti-nantikan Engkau ya Tuhan. Engkau terus mempersiapkan kami, supaya kami
memancarkan kemuliaanMu. Saat ini tiap perkataanMu mengalir di dalam hati kami,
hati kami teguh ya Tuhan. Sungguh Bapa kami bersyukur Bapa, Engkaulah
segala-galanya di dalam hati kami. Ada sukacita yang terus mengalir di dalam
hati kami, kami bersama dengan Engkau melakukan banyak perkara yang dahsyat,
karena pribadiMu ada di dalam kami Tuhan. Kami bersyukur Tuhan, Engkau Raja
yang gagah perkasa, Engkau Kristus yang ajaib di dalam kehidupan kami.
Mazmur : Mazmur
30 : 1 – 12. Demikian Tuhan jiwa kami bersyukur atas kebaikanMu sampai
selama-lamanya di dalam hidup kami ya Tuhan. Aku mengangkat tanganku dan
bersyukur, sebab kehebatanMu nyata atas hidupku. Dahulu aku terbuang tetapi
sekarang aku mulia di hadapanMu, sebab kasihMu nyata di dalam hidupku, bahwa
aku adalah-anak-anakMu. Kau tidak memandang lagi apa yang ku perbuat, tetapi
Engkau mencurahkan kasih karuniaMu atas kami. Hatiku meluap dengan ucapan
syukur. Biarlah semua yang bernafas memuji Tuhan, oh haleluya.. syukur bagi kau
Tuhan.. syukur bagi Kau Tuhan..
Mazmur : Mazmur
150 1 – 5. Kami mengucap syukur tidak ada yang dapat kami katakana selain kami memuji,
selain kami meninggikan Engkau ya Tuhan. Ada sukacita ada damai sejahtera,
sungguh Engkau luar biasa. Engkau Allah yang dahsyat luar biasa, Engkau
nyatakan kemuliaanMu di dalam kehidupan kami. Inilah kami orang-orang yang kau
pilih menjadi umat pilihanMu ya Tuhan. Engkau bawa kami dari kegelapan. Tidak
ada lagi kegelapan bagi kami, kami tidak lagi melihat, tetapi kami percaya
Engkau Ya Tuhan. Kami mengucap syukur untuk segala kebaikan, kami menyerukan
haleluya, Engkaulah segala-galanya bagi hidup kami, bagi semua orang yang
percaya padaMu. Engkau luar biasa ya Tuhan, karyaMu di dalam hidup kami. Segala
rencanaMu kami rasakan sampai saat ini. Biarlah pagi ini hati kami penuh dengan
nyanyian, kami bersukacita dan bersorak-sorai bagi kemuliaanMu. Biarlah kami
semakin lagi melihat Engkau untuk dapat lebih dekat lagi ya Tuhan, kami
mengucap syukur, hanya syukur yang kami naikan ya Tuhan. Syukur… Haleluya..
Doa : Hari
demi hari penuh dengan keintiman dengan Engkau, hari demi hari senantiasa bergaul
akrab dengan Engkau. Mataku tertuju kepadaMu, telingaku tersendeng denganMu
Tuhan. Bahkan apa yang Kau rasakan akupun merasakan. Sungguh tiada Allah lain,
tiada Tuhan lain hanya Engkau Tuhan. Hanya Engkau yang ku miliki, hanya Engkau
yang ku ingini, Engkaulah kerinduanku ya Tuhan. Hati ini dari hari kehari
Engkau rajut cintaMu. Sebab, kami tau begitu dahsyatnya penyertaanMu di dalam
hidup kami. Engkau yang menjadikan sumber hidup kami. Engkau yangn menjadikan
nafas hidup kami. Karena Engkau kami ada, bawa terus ke jalanMu ya Tuhan. Kelak
kami akan melihat, kemuliaan demi kemuliaan menjadi bagian dari kami. Sehingga
melalui kamilah namaMu di agungkan, seluruh umat bersorak sorai. Kami tidak
perduli lagi kehidupan kami ya Tuhan, semuanya kami serahkan kepadaMu. Kau
ingat setiap nama kami ya Tuhan, kuasaMu yang menyertai kami, tak
henti-hentinya tercurah atas kami, memampukan kami, menghidupkan kami. Biarlah
didalam naunganMu kami berlindung. Engkau yang maha kasih, Engkau yang besar,
Engkau yang mengerti, Engkau yang mencintai. Bahkan luasnya jagad raya ini tak
mampu menandingi Engkau ya Tuhan. KasihMu sempurna di atas hidup kami, di bumi
seperti di surga.
Ku Bri Kemuliaan (Pujian)
Pernyataan : Roma
12 : 1 – 8.
Kesaksian : Matius
16 : 13 – 20. Di terjemahan lainnya disitu dikatakan “Petrus a rock and this
rock I will build my church”, petrus itu adalah sebuah batu, kita juga adalah
batu tempat dimana Tuhan akan mendirikan gereja, dan kitalah gereja Tuhan. Juga
dikatakan disitu bahwa di tempat bangunan Tuhan tersebut akan membawa banyak
energi, yaitu kekuatan dan maut tidak berkuasa. Luar biasa hidup kita, itulah
arti batu sebenarnya, dan kitalah batu itu, kita adalah gereja Tuhan. Jadi
melihat selama seminggu ini mungkin kita jarang berkumpul, tetapi Tuhan
memberikan perenungan yang luar biasa di dalam hidup kita.
Kesaksian : Kita
bisa hidup di dalam alam jasmani, dan kita itu bisa hidup di dalam alam Roh.
Jadi pada waktu itu Yesus Tanya “Siapakah aku ini?” agar Petrus mengerti siapa
Yesus, sama seperti Yesus saat ini bertanya kepada kita agar kita mengerti
siapa itu Yesus. Bapa ingin kita sadar, bahwa kita ini tidak berbeda dengan
Yesus. Keinginan Bapa agar kita hidup di bumi seperti di surge, apabila kita
masih kuatir berarti kita masih dikuasai alam jasmani, tetapi yang kita perlu
masuk ke dalam alam Roh. Kita bukanlah manusia biasa, tetapi kitalah Kristus.
Kita harus mengambil suplay jangan dari alam jasmani, tetapi ambilah suplai
dari Kristus.
Kesaksian : Saya
sangat diteguhkan dengan mazmur-mazmur tadi, kita lihat lagi di mazmurnya ibu
sarah tadi dikatakan bahwa “tidak ada lagi kegelapan, dan kita tidak lagi
melihat”. Saya merenungkan disitu, memang kehidupan orang kristen saat ini
tidak ada lagi kegelapan, tetapi yang jadi masalah adalah kurang terang. Kita
lihat di 1 Korintus 15 : 27, disitu dikatakan bahwa terang yang dimaksud adalah
menaklukan segala sesuatu yang ada di dalam kehidupan kita. Maka dari itu saya
sangat diteguhkan dengan apa yang dimasmurkan tadi, bahwa kita tidak lagi
melihat tetapi kita menjadi terang, karena kita telah menaklukan segala
kelemahan di dalam hidup kita. Kita tidak lagi melihat terang yang secara
jasmani, tetapi biarlah terang kita adalah terang yang Rohani. Semuanya agar
kehendak Tuhan terlaksana di dalam hidup kita seperti yang telah disampaikan
mas Henoch tadi yaitu kita menjadi batu untuk mendirikan bangunan Tuhan.
Haleluya..
Kesaksian : Bahwa
bila ada kelemahan di dalam hidup kita, kita tidak akan bisa menjadi terang. Matius
5 : 14. Saya sangat bersyukur, meski di dalam lingkup saya, hidup saya harus
bisa menjadi terang bagi orang lain. Sama seperti lampu yang harus diletakan di
tempat yang tinggi untuk menerangi sekitarnya, begitu juga dengan diri kita
agar kita bisa menerangi orang-orang yang ada di sekitar kita.
Kesaksian : 1
Kor 10 : 3 - 4. Disitu dikatakan Yesus adalah batu karang, dan dari batu karang
itu terdapat suplai makanan rohani. 1 Petrus 2 : 5. Sama seperti bangunan, batu
yang dipergunakan bukan hanya satu atau dua batu, batu yang digunakan pada
sebuah bangunan terdiri dari banyak batu sehingga menjadi kesatuan, agar saat
ada bangunan di atasnya, bangunan tersebut akan tetap kuat. Maka saya
membayangkan kalau satu dua batu yang terlalu besar pada saat mendirikan
bangunan, maka batu tersebut akan di potong agar sesuai ukurannya. Seperti itu
juga gambaran kita melayani Tuhan sesuai apa yang Tuhan inginkan. Banyak yang sudah
Tuhan singkapkan agar kita mengerti siapa diri kita sebenarnya, karena apabila
kita mengerti siapa diri kita, kita akan berlaku sesuai siapa diri kita
sebenarnya. Mari kita semakin sama-sama membawa kehidupan kita di dalam Tuhan,
karena di dalam diri kita ada kuasa yang sama seperti Yesus. Kristus mampu
menuruti apa yang menjadi kehendak Bapa, kitapun mampu melakukannya juga..
Karena tidak ada yang membatasi Dia di dalam diri kita. Tuhan itu dahsyat dan
ajaib, haleluya Tuhan Yesus Memberkati..
Bagi Dia (Pujian)
Kesaksian : Banyak
firman yang disampaikan tadi, bahwa Tuhan telah memberitahukan siapa jati diri
kita yang sebenarnya. Bahwa kita adalah
Kristus, sama seperti Kristus menaklukan semuanya, bahkan seperti yang tertulis
di 1 Kor 15 : 26 musuh yang terakhir yaitu maut juga telah dikalahkan. Secara
jasmani semua bangunan yang menggunakan marmer atau apapun itu pastilah bisa
hancur, maka dari itu Yesus berkata “merombak bait Allah”, yaitu menjadi bait
Allah yang ada di dalam diri kita. Karena kerajaan Allah tidak dapat hancur,
kerajaan itu ada di dalam diri masing-masing kita. Bagaimana kita semakin hari
agar dapat mengerti, kita harus bisa membuka hati dan pikiran kita, dan tidak
menjadi serupa dengan dunia. Hukum secara tertulis akan mematikan, tetapi hukum
Roh memberi hidup. Saya melihat dalam perjalanannya Yesus, didalam mengambil
keputusan dia tidak pernah mengalami kekuatiran, karena yang Dia laksanakan
adalah hukum Roh. Yesus telah memberikan teladan dan dia telah memberikan contoh
untuk menaklukan segalanya bahkan musuh yang terakhir yaitu maut. Apa yang
Tuhan taruhkan di dalam diri kita, itulah yang harus kita pergunakan untuk
saling melengkapi. Kita datang untuk kemuliaan nama Tuhan, mari kita sama-sama
untuk semakin mengerti kebenaran Firman Tuhan. Ketika kita hidup dimana Tuhan
bawa sebagai pelajar, pekerja, dan lainnya, kita tetap bisa membawakan firman
Tuhan kepada lingkungan sekitar kita.
Kesaksian : Biasanya
saya bangun pagi saya jam 5 bangun sudah kedapur, tetapi pagi saya bangun kok
rasanya pikiran saya melayang ya, lalu saya tidur lagi, sampai jam 7 saya
dibangunin cucu. Lalu saya bangun saya ikut ke gereja, meskipun sedikit pusing
saya tetap datang. Ya puji Tuhan, biar saya sakit tetapi Tuhan yang
menyembuhkan. Walau di periksa dokter banyak penyakit dari gula tinggi, tekanan
darah tinggi, dan kolestrol yang ada di
dalam diri saya, tetapi saya tidak takut karena Tuhan menjadi penyembuh saya.
Saya kemana-mana Tuhan mengikuti saya, puji Tuhan sampai saat ini saya masih
sehat.
Sumber : Tuhan






0 comments:
Post a Comment